International Sugar Organization adalah ISO

Review tentang ISO (International Sugar Organization)

Apakah anda sebelumnya telah mendengan tentang ISO? yang satu ini bukan tentang organisasi internasional untuk standarisasi (ISO=International Standard Organization), namun ISO yang satu ini adalah organisasi antar pemerintah yang mengadministrasikan Perjanjian Gula Internasional (International Sugar Agreement/ISA) yang telah disahkan dan didukung oleh UNCTAD di Geneva tahun 1992.

ISA 1992, mulai efektif dalam bulan Januari1993 dan saat ini memiliki 72 anggota pemerintahan/negara, termasuk Uni Eropa (EU) dan 25 negara anggotanya. Keanggotaan ISO mewakili : 83% dari produsen gula dunia; 65% dari konsumen gula dunia; 92% dari Net Eksportir dunia, dan 36% dari Net Importir dunia termasuk Indonesia didalamnya.

ISA saat ini merupakan generasi baru dari perjanjian – perjanjian komoditi, modern, ramping dan ber-orientasi pada pelayanan dan tidak mengandung ketentuan – ketentuan ekonomi.
ISO beroperasi melalui :

  • Council (dari semua anggota) yang normalnya bertemu 2 kali setahun, yaitu bulan Mei dan November.
  • Administrative Committee (18 anggota) bertemu 3 kali setahun dan ;
  • Market Evaluation, Consumption and Statistic Committee (semua anggota) bertemu 2 kali setahun untuk mendiskusikan dan menganalisa keadaan pasar gula dunia dan ekonomi gula dunia secara umum.

Tujuan dari ISA 1992 adalah :

  • Menjamin peningkatan kerja sama internasional dalam hubungannya dengan masalah – masalah gula dunia dan isu – isu yang terkait.
  • Menyediakan suatu forum konsultasi antar pemerintah dalam hal gula dan dalam hal upaya/ langkah – langkah untuk memperbaiki ekonomi gula dunia.
  • Menfasilitasi perdagangan dengan mengumpulkan dan menyediakan informasi perihal pasar gula dunia dan pemanis lain.
  • Mendorong peningkatan demand gula, utamanya untuk pengunaan – penggunaan yang non tradisional.

Dalam tujuan umum tersebut, ISO melaksanakan 4 fungsi yaitu :

  • ISO adalah satu-satunya forum yang mendunia untuk petukaran pandangan antara Negara produsen dan konsumen utama pada suatu level antar pemerintahan.
  • ISO berkontribusi nyata untuk memperbaiki transparency pasar melalui kinerja analistis dan cara statistic yang dibangun dan diakui serta melakukan studi perihal gula dan masalah-masalah terkait yang menjadi perhatian umum dari para anggota.
  • ISO juga menyelenggarakan seminar dan workshop tahunan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pengertian dari pasar gula regional serta problem-problem terkait.
  • Sebagai suatu lembaga komoditi Inernasional yang ditunjuk untuk mengurus / mendapatkan dan Common Fund for Commodities (CFC), ISO dapat mensponsori proyek dari anggota-anggota yang berasal dari negara berkembang dan Negara-negara dalam transisi yang mencari dana dari CFC.

Demikian sekilas info tentang ISO (International Sugar Organization). Kedepan kita akan banyak mendapatkan laporan studi dari ISO tentang perkembangan produksi gula, konsumsi gula, ekspor dan impor gula, serta segala hal terkait dengan performa industri gula akan dianalisa dan dibuat laporannya oleh ISO. Namun tentu saya data tersebut tidak tersedia untuk umum dan tidak disajikan dengan gratis. Update Oleh: Pusat Data dan Informasi Pabrik Gula Mini

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Pabrik Gula Mini.com adalah pusat data dan informasi untuk seluruh praktisi sektor pergulaan di Indonesia. Data dan Informasi yang kami sajikan dalam website kami adalah analisa essensial berbasis faktual mulai tahun 2005 hingga 2015.