KONSUMSI GULA INDUSTRI AKAN NAIK 8% TAHUN 2013 INI

KONSUMSI GULA INDUSTRI AKAN NAIK 8% TAHUN 2013

Kebutuhan gula untuk industri makanan dan minuman pada tahun depan diproyeksi mencapai 2,7 juta ton atau naik 8% dari kebutuhan tahun ini seiring pertumbuhan industri tersebut.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan jumlah industri makanan dan minuman pada 2013 akan bertambah seiring rencana investasi dari Jepang dan Eropa.

“Industri bertambah, kebutuhan gula juga meningkat,” katanya seusai kegiatan Indonesia Sugar Congress di Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Investor Jepang akan membuka dua pabrik di Indonesia, yakni pabrik permen dan pabrik makanan ringan (snack) tahun depan. Sementara, investor dari Eropa belum menyebutkan produk yang akan dibuat di Indonesia.

Adhi juga mengaku belum mengetahui nilai investasi masing-masing penanam modal.

Sebelumnya, perusahaan minuman asal Negeri Matahari Terbit, Suntory, bekerjasama dengan Garuda Food memproduksi minuman bermerek Mirai Ocha tahun ini.

Kerjasama serupa juga dilakukan Asahi Group Holding Southeast Plt Ltd dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memproduksi Pepsi.

Dari 2,7 juta ton konsumsi gula, tutur Adhi, sebanyak 380.000 ton gula akan diserap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sedangkan selebihnya diserap industri besar.

Pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah yang menambah alokasi impor raw sugar untuk gula industri (rafinasi) sebanyak 250.000 ton. Updated by Pusat Data dan Informasi Pabrik Gula Mini .

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Pabrik Gula Mini.com adalah pusat data dan informasi untuk seluruh praktisi sektor pergulaan di Indonesia. Data dan Informasi yang kami sajikan dalam website kami adalah analisa essensial berbasis faktual mulai tahun 2005 hingga 2015.