harga Gula di pasaran naik karena cuaca buruk

HARGA GULA NAIK, KARENA CUACA

Medan, Sumatra Utara. Akibat dari pemanasan global yang terjadi, berdampak pada perubahan siklus cuaca diberbagai belahan dunia. Ketidak teraturan cuaca, siklus musim, dan suhu bumi berakibat pada produktivitas tanaman tebu. Masih berlangsungnya cuaca ekstrim, ternyata berpengaruh pula pada pasaran harga sembako di sejumlah pasar tradisional mulai meroket diantaranya harga beras, cabe, tomat hingga ikan dan daging ayam potong, kondisi ini membuat kalangan warga ekonomi lemah serta para pedagang kecil kian resah.

“Bagaimana ngak resah bang, saat ini harga barang apa saja sudah pada naik, entah kapan harga sembako itu turun, lihat saja harga beras saat ini tembus Rp11 ribu/Kg hingga diikuti bahan makanan lainnya terlebih lagi harga cabe merah saat ini udah Rp 24 ribu/Kg, tomat Rp 9000/Kg, minyak goreng Rp 10 ribu/Kgnya,”ungkap Anita (36) IRT warga Jalan Peringan Marelan.

Dari hasil pengecekan di pasar Marelan, harga gula putih dari Rp 11.000/Kg kini Rp 12.500/Kg, Minyak goreng (Migor) dari Rp 8500,-/Kg kini Rp 9500/Kg, telur dari Rp 1000/butir kini Rp 1200/butirnya, beras local kwalitas nomor satu saat ini mulai merangkak dari Rp 9000 hingga Rp11.000/Kgnya, beras lokal biasa dari Rp8000/Kg naik capai Rp 9.500,-/Kg diantaranya untuk jenis beras cap bunga, beras cap Motor, cap bintang serta jenis beras local lainnya. Dari pengakuan pedagang sembako di sejumlah pasar tradisional di kawasan Medan Utara saat ini, kenaikan beras dinilai mulai mencolok, akibat produksi beras di musim cuaca ekstrim membuat pasokan beras kian menipis. Posted by Pusat Data dan Informasi Pabrik Gula Mini.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Pabrik Gula Mini.com adalah pusat data dan informasi untuk seluruh praktisi sektor pergulaan di Indonesia. Data dan Informasi yang kami sajikan dalam website kami adalah analisa essensial berbasis faktual mulai tahun 2005 hingga 2015.