Apabila anda berminat untuk investasi dalam industri gula, hal ini adalah peluang bagi anda.

BUTUH MODAL: INDUSTRI GULA KELAPA

Kelompok industri rumahan gula kelapa di Kecamatan Kemranjen membutuhkan dukungan modal untuk menghindari ketergantungan pinjaman modal dari tengkulak.

“Merubah kebiasaan saling ketergantungan petani gula kelapa kepada tengkulak ini sangat susah karena karena memiliki hubungan yang sangat kuat,” kata Camat Kemranjen, Camat Kemranjen Toto Subagyo.

Dia menambahkan, hubungan yang telah terjalin kedua belah pihak itu telah menjadi beban moral petani gula kelapa. “Selama ini petani telah dimanja dengan pinjaman dari tengkulak,” terangnya.

Karena itu, dukungan pinjaman lunak sangat diperlukan untuk menciptakan kemandirian para petani gula kelapa dalam menjalankan usahanya. Persoalan ini kerap muncul setiap ada pertemuan dengan para pelaku usaha gula kelapa. “Jadi Pemkab perlu memberikan pinjaman lunak kepada kelompok gula kelapa,” katanya.

Ketergantungan para petani gula kelapa dengan tengkulak sebenarnya hampir terjadi di setiap sentra industri gula kelapa di Kabupaten Banyumas. Mereka telah terikat kontrak kerja tak resmi.

Menurut petani gula kelapa Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Ratun, petani gula kelapa sangat dimudahkan mendapatkan pinjaman dari tengkulak. Biasanya pinjaman itu dibutuhkan saat petani terdesak untuk menutup kebutuhan hidup keluarga yang mendesak.

Setelah mendapatkan pinjaman, seolah petani itu harus menjual produknya kepada tengkulak tersebut. “Saya harus menjual gula kelapa ke tengkulak itu agar bisa terus mendapatkan pinjaman uang,” kata dia. Update Oleh: Pusat Data dan Informasi Pabrik Gula Mini

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Pabrik Gula Mini.com adalah pusat data dan informasi untuk seluruh praktisi sektor pergulaan di Indonesia. Data dan Informasi yang kami sajikan dalam website kami adalah analisa essensial berbasis faktual mulai tahun 2005 hingga 2015.