di medan sumatera utara, kebutuhan gula 68% masih impor

68% GULA DI SUMUT adalah GULA IMPOR

Total produksi gula dari pabrik yang beroperasi di Provinsi Sumatra Utara hanya mampu memenuhi sekitar 32% dari  jumlah kebutuhan masyarakat, sisanya sekitar 68% dipasok dari luar daerah dan luar negeri.

Konsumsi gula masyarakat, baik untuk kebutuhan industri, maupun rumah tangga, yang sebagian besar didatangkan dari kegiatan impor, sehingga harga gula di Sumut sangat fluktuatif dan sensitif terhadap produksi dan harga di pasar internasional.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumut, produksi gula yang dihasilkan pabrik-pabrik gula di provinsi ini mencapai  47.122 ton, sedangkan kebutuhan gula di Sumut rata-rata sebanyak 144.323 ton per tahun.

“Sampai saat ini produksi dari pabrik-pabrik gula di Sumut hanya mampu memenuhi 32% dari kebutuhan konsumsi gula masyarakat Sumut,” ujar Kepala Dinas Perkebunan Sumut Aspan Sofian, Kami (22/11).

Dia mengemukakan produksi gula Sumut masih kalah jika dibandingkan dengan produksi Provinsi Jawa Timur dan Lampung. Dari total produksi gula Indonesia yang mencapai 2,66 juta ton, Sumatra Utara hanya menyumbang 1,56%.

Aspan Sofian juga membenarkan pada saat ini Sumut masih harus mendatangkan gula lewat perdagangan Gula Antarpulau Terbatas (PGAT), yakni dari Lampung, Jawa Timur, dan daerah lain guna memenuhi kebutuhan lokal.

“Kendala yang kami hadapi dalam meningkatkan produksi gula adalah terbatasnya areal pencadangan tebu PTPN II yang hanya seluas 11.790 hektare [Kabupaten Deli Serdang dan Langkat],” jelasnya.

Padahal, paparnya, untuk dapat mencapai target produksi yang cukup memenuhi kebutuhan gula semua penduduk di provinsi  ini atau swasembada, setidaknya tersedia areal tebu seluas 42.860  hektare.
Untuk meningkatkan produksi gula Sumut, ujarnya, Dinas Perkebunan dan sejumlah lembaga lain sedang menjalankan sejumlah program, seperti peningkatan luas tanam tebu dan program peningkatan produktivitas lain.

“Peningkatan produktivitas tebu ini akan terus kami pacu untuk mendukung program pencapaian swasembada gula nasional pada 2014 dan menuju modernisasi industri gula berbasis tebu sampai dengan tahun 2025,” tambahnya.

Produksi gula Sumut pada saat ini berasal dari dua pabrik gula milik PTPN II, yakni pabrik gula Sei Semayang  di Kabupaten Deli Serdang dan pabrik gula Kuala Madu di  Kabupaten Langkat dengan kapasitas masing-masing 4.000 TCD. update oleh: Pusat Data dan Informasi Pabrik Gula Mini.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Pabrik Gula Mini.com adalah pusat data dan informasi untuk seluruh praktisi sektor pergulaan di Indonesia. Data dan Informasi yang kami sajikan dalam website kami adalah analisa essensial berbasis faktual mulai tahun 2005 hingga 2015.